Back to Top

Lius Apriyanto, hanya seorang yang gemar belajar. Saya mulai mencoba menulis saat kelas 3 SMA. Hobi yang tergerak berkat sebuah novel berjudul Eragon. Novel yang berhasil membuat saya jatuh cinta pada dunia kepenulisan.

Dari sana saya mulai meluangkan waktu istirahat atau jam kosong untuk menulis cerita fantasi. Kisah yang akhirnya terputus setelah beberapa bulan. Semangat yang terkubur bertahun-tahun bahkan sampai saya masuk ke dunia kerja.

Sampai sebuah pertanyaan remeh dari bos yang saya jawab dengan singkat, “Saya imajinasikan, Pak.” Dari jawaban itu saya mulai kembali berpikir. Sesuatu terasa salah dengan terus berada di sini. Apa ini yang saya inginkan?

Singkat kata, saya mulai melangkah. Kuputuskan untuk menjelajah di jalan gelap yang tak kukenal ini. Semua untuk menemukan tujuan kehidupan.

Beberapa hal kucoba terlebih dulu, sebelum ingatan ini membawa saya pada sebuah karya masa kecil yang tertunda. Buku dari draft kasar novel pertama. Sejenak, kubayangkan alasan dari membuat karya ini. Dan semangat itu akhirnya kembali membara.

Aku tidak tahu kemana ini akan membawaku. Namun, oleh karena itulah aku tahu perjalanan ini akan menyenangkan.

“Jangan batasi jalanmu dengan kemampuanmu, tetapi gunakan semua kemampuanmu untuk meraih apapun.”
– Lius A.